Senin, 14 September 2009

Burung Merak terbang
Untuk: Guru kami W.S. Rendra

Kini....
Kau kepakkan sayap emasmu didahan kamboja
Kau bacakan sajak untuk sejuta malaikat dari atap sorga

Burung Merak, kau terbang tinggalkan kefanaan
Sementara seribu janin menengadah mengharap reinkarnasi semangatmu
Aku disini kembali mengeja kata-katamu
Dari seberang dunia yang pernah kau tinggali dan kau beri makna dari pena bulu emasmu

Kau tebar benih keindahan sebelum kau tinggalkan
Dan kami tuai ilmu makna dari balik kata-kata
Suara dan garis dari balik gelap dan terang pesona panggung
Sebelum kau melenggang tinggalkan panggung dunia penuh kepalsuan ini
Kau ajak kami menata kembali dunia lusuh ini
Agar indah dan manusia memiliki semangat hidup kembali

Wahai Burung Merak
Butiran air mata muridmu basahi pusaramu
sebagian tidak, karena kepergianmu bukan untuk ditangisi
tetapi untuk diteruskan perjuanganmu

Si burung merak ucapkan cinta
Saat lepas sehelai nyawa titipan dari yang empunya kasih sayang Yang Maha Kekal

Pemalang, 5 sept 2009
Ahmad Bukhori, S.Sn. Alumni ISI Yogyakarta
Pernah aktif diKelompok Studi Seni Sanggar Suto
Saat ini aktif dikelompok Teater Paket

1 komentar: